Pertemuan dalam Memoar

Once upon a time Once upon a time, when the sky was covered with blue Once upon a time, when the sun was smiling too We're just common p...

Once upon a timeOnce upon a time, when the sky was covered with blueOnce upon a time, when the sun was smiling tooWe're just common people with an ordinary lookWe're just common people with an ordinary loveAnd once upon a time, when I fell in love with you....
Mocca



Pernah dengar "nyayian lebih kuat membangkitkan memoar yang ada, dibanding sebuah gambar" ?Lagu Once Upon A Time yang dinyanyikan Mocca selalu mengingatkanku pada Singaiterang di Malinau, Kalimantan Timur. Aku ke sana setahun lalu saat Ekspedisi Khatulistiwa, sama halnya dengan ekspedisi yang kulakukan tahun ini sejak Februari lalu.Setiap mendengar lantunan lagu itu secara otomatis bayang-bayang Singai Terang tampak di mataku. Cahaya matahari yang masuk di celah-celah jendela kamarku, suara jangkrik yang menyelinap di sudut kamar, suara langkah kaki di lantai kayu yang reot, banyak hal yang hadir hanya dari sebuah lantunan. Bukan hanya Singai...
Bukan hanya Singai...
Once Upon A Time juga membawa sesosok laki-laki yang pernah mengisi hidupku. Bagaimana dia berdiri, bicara, berlari, dan tersenyum padaku. Hal yang sangat mudah dilupakan, namun dengan mudah juga lagu itu membawa kembali segala kenangan.


Sebuah lagu telah menolongku saat aku lupa.Lupa akan seseorang...
Seseorang berkata padaku bahwa setiap orang telah diberkahi Tuhan dengan kekuatan otak yang luar biasa. Otak kiri dengan segala logikanya dan otak kanan untuk berimajinasi. Mayoritas orang awam akan hidup dengan mengandalkan otak kiri, yup! nalar. Ia bilang, "jika kamu sanggup memaksimalkan otak kanan dan kedua otak itu, kamu bisa mendapatkan semua yang kamu mau tentu saja dengan kuasa Tuhan".Indera keenam, meramal, hipnotis, telekinetik, dan lainnya. Kekuatan itu memang hanya dimiliki orang yang berbakat atau orang tertentu, dunia bisa hancur jika setiap orang bisa menggunakannya. "Itu anugerah jika kamu bisa memelajarinya", katanya.
"Kita coba satu, hipnotis"
Aku tahu rasa dihipnotis, setelah orang itu membuatku lupa dengan namaku, tidak tahu apa gunanya handphone, tidak tahu berhitung, dan membuat tubuhku sekeras baja.
"Jika kamu yakin dengan keinginanmu semesta akan memberinya"
Suatu hari, aku benci seseorang karena dia membuat hariku buruk. Aku berpikir, duniaku tanpa dunianya akan baik. Kuputuskan melupakan dia, mengamnesiakan diri dengan hipnotis. Lupa wajah dan segala kenangan yang ia berikan.
Aku yakin dan semesta memberikannya.
"Siapa kamu?", pertanyaan yang kulontarkan saat ia menelponku."Siapa kamu? Maaf aku tidak ingat..."
Semua orang tertawa juga mencaciku, bagaimana bisa aku lupa dengan orang yang selalu di sisiku. Tapi justru orang yang kulupa menerima dan mengikuti permainanku. Sampai aku bertemu dengannya. Aku tetap tidak ingat.Dia hanya tersenyum padaku, begitu pun matanya. Ia kembali mengenalkan dirinya. Aku hanya menganggapnya sebagai teman dari temanku, tak lebih. Seharian aku bersamanya, kemudian ia menyalakan MP3 nya.Terdengar familiar...
Cinta itu suara yang
Tak mengharapkan jawabanTapi dikirimkan satu arahDibawah mentari tertawalahMenyanyi menari sebebasnya
Karena kusuka suka dirimu
Kuakan selalu berada disiniWalau didalam keramaianTak apa tak kau sadari
Karena kusuka suka dirimu
Hanya dengan bertemu denganmuPerasaanku jadi hangatDan menjadi penuh
Lagu JKT48, seseorang selalu memutarkannya untukku...Seseorang... Aku tak tahan untuk melihatnya dan dia duduk di sampingku memutarkan lagu itu
Semenjak itu aku berharap tak pernah amnesia lagi, sesakit apa pun hati ini. Banyak orang yang ingin melupakan seseorang yang paling membuatnya menangis. Akan tetapi, itu sama dengan melarikan diri dari masalah. Apa enaknya lari terus menerus, mencopot sebagian kenangan tidak beda dengan merusak diri. Aku sadar masalah harus diselesaikan dan aku akan memanggil solusi. Tetap bertahan menghadapi segala persoalan yang datang dan itu akan membuatmu lebih kuat.
Tak mau dan tak akan pernah lagi dengan sengaja melupakan siapa pun yang pernah hadir dalam hidupku, siapa pun itu, mereka adalah anugerah yang Tuhan berikan.



You Might Also Like

0 la la words

Thank You for your comment. I am really apreciate it.
Just write down your link, i will visit you back. Come again :)

Flickr Images