EMPAT FAKTOR GALAU DAN SOLUSINYA

Galau mode on. Kata yang familiar sekali di telinga dan mendadak hits beberapa tahun lalu. Galau dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa In...

Galau mode on.
Kata yang familiar sekali di telinga dan mendadak hits beberapa tahun lalu.
Galau dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) bermakna 'ramai sekali; kacau tidak karuan (pikiran)'. Akan tetapi semakin modern makna kata ini bergeser menjadi.... seperti.... 'resah' dan 'gelisah' khususnya mengenai perihal asmara.


Kalau dipikir-pikir, galau itu super buang energi dan menjatuhkan mental.
Banyak orang kalau udah galau sering menangis, mojok sendirian, meraung-raung sama dinding,  pastinya curhat tanpa henti yang isinya diulang-ulang aja, dan lain-lain. Semua pasti pernah merasa galau kan. Well, Mario Teguh pernah bilang "galau itu tanda manusia normal", tapi pastinya nggak baik galau terus-menerus.

Ada yang pernah bilang, galau itu disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

KURANG SIBUK
Kurang sibuk berarti nggak ada hal yang bisa mengalihkan pikiran kita. Coba melakukan hal yang kita suka akan sangat membantu, misalnya saya menggambar atau memasak. Lakukan seharian lebih baik. Kalau bagi saya, bekerja atau bisnis paling jitu untuk melupakan kegalauan. Intinya perlu ada pengalih perhatian :)

KURANG SABAR
Sabar itu memang kekuatan spesial. Melatih diri untuk sabar sangat perlu supaya nggak cape dengan keadaan yang mendera. Menurut saya tingkatan yang lebih lagi adalah ikhlas.
Kalau bisa ikhlas, hati akan tentram dan masalah bisa selesai dengan kepala dingin. Sabar dan ikhlas itu penting banget.

KURANG BERSYUKUR
Hmm... Banyak orang yang lupa bersyukur termasuk saya. Namun beberapa pekan ini saya berusaha untuk selalu ingat bersyukur kepada Tuhan. Kenapa? Dengan bersyukur saya tahu saya nggak sendiri. Selain itu, saya lebih sadar banyak kebahagiaan yang mengitari saya. Orang biasa ingat yang buruk-buruk saja ketimbang hal baiknya. Ini juga masalah pra sangka, cobalah optimis disetiap kegiatan. Hidup dengan cita rasa positif akan dapat feedback yang baik pula dari semesta.

KURANG DEKAT DENGAN TUHAN
Beribadah adalah salah satu cara untuk mendekati Tuhan. Sering kali saya merasa sangat terpuruk dan menangis terus-menerus. Di mana orang yang bisa menolong saya? Bagaimana harus bersikap? Pertanyaan itu terus meletup-letup di kepala saya. Ketika saya berdoa, saya merasa Tuhan adalah pendengar terbaik. Curhat kepada-Nya bisa menenangkan hati. Selain itu, berdoa dan beribadah dapat menambah kesibukan kita. Jadi, hati dan pikiran nggak hanya tertuju ke masalah kita.
Semoga semakin kita mendekat kepada Tuhan, Tuhan akan segera memberikan solusi serta hikmah di balik cobaan yang Ia berikan.

"Tuhan tidak akan memberikan roti yang keras jika sebelumnya Ia tidak memberikan gigi yang kuat"

Keempat hal di atas sudah pernah saya alami dan memang galau akut. Saat saya mau mengubahnya, seperti mencari pekerjaan, belajar sabar, bersyukur, dan rajin beribadah, kegalauan sedikit demi sedikit berkurang. Ditambah lagi saya semakin sering berkarya :)
Sesuatu yang positif berbuah baik.

Semoga tips ini membantu  teman-teman yang sedang galau :)

foto oleh Milada Vigerova
desain oleh CKG

You Might Also Like

0 la la words

Thank You for your comment. I am really apreciate it.
Just write down your link, i will visit you back. Come again :)

Flickr Images