REZEKI DALAM KACAMATA SEBAGIAN ORANG

Beberapa hari yang lalu di Commuter Line, ada dua pria berbincang soal pekerjaan mereka sebagai buruh bersih2 atau menyapu. Sengaj...



Beberapa hari yang lalu di Commuter Line, ada dua pria berbincang soal pekerjaan mereka sebagai buruh bersih2 atau menyapu. Sengaja saya menguping (maapin ya Allah ). Mereka sebulan diupahi Rp500.000,00 untuk pekerjaannya. Dalam hati saya "apaan 500 sebulan?", tetapi apa yg mereka bilang? "senang ya punya pekerjaan" dan rasanya hati ini tertohok.

Lalu mereka berbincang, "masa bosku suruh aku mungutin plastik2 Aqua, katanya lumayan bisa dikiloin. Lah, aku nggak mau! Itu kan rejeki orang ya, masa kuembat juga, kan aku uda ada gaji". Temannya menyahut, "iya, sikapmu bener itu. Kita jangan ambil rejeki orang. Upah kita kan uda besar".

Jujur saya speechless, malu dan senyum-senyum sendiri. Dalam hati cuma bisa bilang, "seharusnya saya ingat bersyukur dan harus selalu bersyukur. Mereka, buruh bersih2, bisa bersikap setulus itu. Dan saya, lebih banyak mengeluh". Kalau dipikir-pikir, perbanyak bersyukur itu otomatis mengurangi keluhan dan mengurangi stress juga depresi ya. Semoga kita semua dapat lebih sering bersyukur karena itu susah dan sering dilupakan :)

Foto oleh Jessica Moreno
Edit foto oleh CKG

You Might Also Like

0 la la words

Thank You for your comment. I am really apreciate it.
Just write down your link, i will visit you back. Come again :)

Flickr Images