EMPAT CARA MENYAMBUT RAMADAN

Marhaban ya Ramadan... Selamat datang di bulan yang penuh berkah. Saya merasa beruntung sekali karena masih bisa merasakan dan meni...



Marhaban ya Ramadan...
Selamat datang di bulan yang penuh berkah. Saya merasa beruntung sekali karena masih bisa merasakan dan menikmati datangnya hari ini, tanpa izin dari-Nya tentu berkedip saja saya tak akan bisa. Berhubungan dengan datangnya bulan Ramadan, banyak sekali yang mengucapkan "marhaban ya Ramadan", tapi apakah kamu sudah tahu maknanya? Sedikit keipoh, saya coba browsing di internet apa makna dari "marhaban ya Ramadan". Dalam situs www.kabarmakkah.com, dijelaskan bahwa Marhaban berasal dari bahasa Arab.

Menurut bahasa arab, Marhaban merupakan kata turunan dari awal kata ‘rahb’ yang memiliki arti ‘luas atau lapang’. Sehingga ucapan ini menunjukkan sebuah kelapangan dada atas tamu yang datang. Ia akan menerima dengan penuh kegembiraan dan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan guna membuat tamu tersebut nyaman. Akar kata Marhaban juga sama dengan rahbat yang memiliki arti “ruangan luas untuk kendaraan, guna memperoleh kebaikan atau kebutuhan pengendara sehingga bisa melanjutkan perjalanan". Sehingga jika mau direnungkan maknanya, maka ucapan “Marhaban Ya Ramadhan” memiliki arti selamat atas datangnya bulan Ramadhan yang disertai dengan penerimaan penuh lapang dada dan kegembiraan. Dengan kata lain datangnya bulan Ramadhan tidak diisi dengan menggerutu dan menghiraukannya karena dianggap mengganggu ketenangan dan kenyamanan kita yang terbiasa makan siang hari ataupun hal lainnya yang dilarang selama Ramadhan.

Berdasakan kutipan tersebut kita bisa lihat bahwa datangnya Ramadan perlu kita sambut dengan sukacita. Berdasarkan video yang pernah saya simak beberapa waktu lalu, bulan Ramadan menjadi berarti karena pada bulan tersebut ayat Al-quran pertama kali diturunkan kepada Rasulullah saw dan dimaknai dengan keberkahan pada bulan tersebut. Jujur saja, saya tidak banyak tahu tentang sejarah Islam dan itu membuat saya malu sebagai hamba Allah. Akan tetapi, semoga semangat belajar tidak pernah surut, kalau kata teman-teman, "semakin istiqomah yaaaah....!". Terima kasih sekali atas doanya, semoga dan Insya Allah kita terus menjadi diri yang lebih baik.

Sekian intronya, mari kembali kepada kiat-kiat menyambut Ramadan yang saya dapatkan saat kajian Akhwattifillah tanggal 4 Juni 2016 lalu di masjid Al-Azhar Summarecon, Bekasi bersama Ustadzah Ummi Yunengsih. Menurut Ummi, kita perlu menyiapkan 4 hal dalam diri kita saat Ramadan datang.

1. BERSIKAP HARAP-HARAP CEMAS (H2C)
Harap-harap cemas di sini adalah introspeksi kepada diri sendiri demi melihat rezeki dan berkah yang Allah swt berikan. Jika Allah swt tidak mengizinkan kita berpuasa, apa pun bisa terjadi, seperti malas, sakit, bahkan meninggal dunia. Segala tindak-tanduk perlu kita perhatikan agar bisa mendapatkan ridha Allah swt sehingga kita bisa menjalani puasa di bulan Ramadan.

2. ISTIGFAR
Perbanyak meminta ampunan kepada Allah swt. Dosa tidak akan pernah tampak sampai Allah swt memperlihatkannya pada kita. Tidak pernah ada yang tahu seberapa banyak kesalahan kita. Jika dosa berbau, mungkin kita hidup sebatang kara karena semua orang akan menjauhi kita. Oleh karena itu, jangan pernah lupa meminta ampunan-Nya serta meminta maaf kepada orang-orang yang kita sakiti. Meminta maaf adalah tindakan seorang ksatria :)

3. MEMBEKALI DIRI DENGAN ILMU AGAMA
Berilmu sangatlah penting, jika tidak berilmu puasamu akan penuh keragu-raguan. Contoh sederhananya seperti hal-hal yang dapat membatalkan puasa dan tidak. Puasa batal karena hal-hal berikut yang dilakukan dengan sengaja, 1. makan, 2. minum, 3. muntah, 4. berhubungan seks, 5. nifas atau haid. Berpuasa jangan hanya tidak makan dan minum, tapi perlu dipelajari ilmu serta ketentuan lainnya. Mencari tahu ketentuan beribadah sangatlah penting agar tidak terbawa dengan ketentuan yang menjerumuskan dalam kebodohan.

4. TAWAKAL KEPADA ALLAH SWT
Perbanyak waktu kita untuk Allah swt untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

Semoga 4 tips tersebut dapat bermanfaat untukmu. Selamat menjalani ibadah puasa dan semoga berkah Allah swt menghampiri kita semua yang memintanya :)

Salam,
xxx

You Might Also Like

1 la la words

  1. Ramadhan dua tahun ke belakang aku ngerasain banget gimana sakit berat, sama-sama tifus, hehe. Semoga Ramadhan ini dan ke depannya gak begitu lagi, dan makin banyak perbaiki diri :) InsyaAllah...

    ReplyDelete

Thank You for your comment. I am really apreciate it.
Just write down your link, i will visit you back. Come again :)

Flickr Images